Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan Temui Masdipa

Dorong Rangkul Semua Kalangan Bangun Karangasem

“Saya tidak pernah berpikir membangun lapangan terbang di Karangasem. Karena masyarakat membutuhkan lapangan pekerjaan, bukan lapangan terbang,” kata Mas Sumatri yang sambut gelak tawa ratusan warih Shri Nararya Kreshna Kepakisan.

image

BERTEMU - Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan saat bertemu dengan Masdipa.

            Ucapan selamat terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat Karangasem, atas kemenangan yang diraih Masdipa (I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa). Sejak menggelar open house, Sekretariat Masdipa di Jero Subagan, Karangasem, tak pernah sepi dari kedatangan tamu. Seperti Minggu (20/12), ucapan selamat mengalir dari Pasemetonan Pratisentana Shri Nararya Kreshna Kepakisan. Selain mengucapkan selamat, besar harapan mereka agar Masdipa merangkul semua kalangan guna membangun Karangasem, yang bersih, bangkit dan bermartabat. Continue reading

Advertisements
Posted in PILKADA KARANGASEM 2015 | Leave a comment

Tinggi, Indeks Rawan Bencana di Karangasem

“Kabupaten Karangasem sendiri berada diperingkat 91, atau nomor dua di Bali dengan skor 80 dan kelas rawannya tergolong tinggi. Indeks kebencanaan ini, memperlihatkan tingginya potensi bencana di Karangasem. Kami sedang memaksimalkan peran EWS (Early Warning System) kami,” kata Wayan Wisma, Kasi Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Karangasem.

Wayan Wisma.JPG

Wayan Wisma, Kasi Kebencanaan dan Kesiapsiagaan BPBD Karangasem.

Musim hujan sudah tiba. Bencana akibat hujan dan angin kencang mulai mengancam warga. Kekhawatiran berbagai kalangan terhadap tingginya potensi bencana di Karangasem, cukup beralasan. Indes rawan bencana Karangasem ternyata tergolong tinggi di Bali. Karangasem menempati urutan nomor dua di Bali, setelah Kabupaten Buleleng yang indeks rawan bencananya tertinggi di Bali. Buleleng menempati rangking 72 dari 494 kabupaten pantauan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional) di Indonesia.  Continue reading

Posted in SEKITAR KITA | Leave a comment

Hujan Disertai Angin Kencang, Waspadai Ancaman Pohon Tumbang

 

“Kami tetap ingatkan agar warga selalu waspada di tengah situasi cuaca seperti ini,” terang Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa.

Pohon tumbang.jpg

HANCUR – Dapur Wayan Bagia, warga Liligundi Desa Bebandem yang nampak hancur setelah tertimba pohon kelapa yang tumbang, tadi siang. 

Hujan yang ditunggu-tunggu, kini malah berbalik menjadi ancaman. Pasalnya, hujan lebat sejak Jumat sore, hingga Sabtu (19/12) juga disertai angin kencang. Pohon-pohon mulai bertumbangan. Bahkan, sudah ada yang menimpa dapur dan kamar mandi warga di Banjar Dinas Liligundi, Desa Bebandem, hingga hancur. Continue reading

Posted in SEKITAR KITA | Leave a comment

Pasca Bentrok, 14 Napi Lapas Kerobokan Dipindahkan ke Karangasem

Lapas Karangasem dengan napi yang ada sudah overload. Kapasitasnya hanya 149 tahanan. Tapi jumlah napi yang ditahan  disana sebanyak 181 orang. Sekarang malah ditambah lagi 14 napi pindahan dari Lapas Kerobokan.

Lapas Karangasem.jpg

PETUGAS-Seorang petugas Lapas Karangasem saat berjaga-jaga di depan pintu masuk di dalam Lapas. 

Perang saudara dua kelompok ormas paling disegani di Bali, yang terjadi di dalam Lapas Kerobokan dan Jalan Teuku Umar Denpasar, Kamis (17/12) sore, membuat pihak Lapas setempat waswas. Puluhan napi dipindahkan ke kabupaten lainnya di Bali. Seperti ke Karangasem, ada 14 napi dipindahkan ke Lapas Karangasem. Tujuannya, untuk menjaga keselamatan mereka dari situasi mencekam di dalam Lapas Kerobokan.

Continue reading

Posted in FOKUS KARANGASEM | Leave a comment

Bangkitkan Patriotisme “Pertempuran Tanah Aron”

Kolaborasi Cak Kolosal dan Genjek dalam HUT RI ke -70

Dalam pementasan tersebut, diceritakan Gusti Ngurah Rai harus mengatur siasat jitu bersama pejuang lainnya pak Kolar dan pak Sur untuk menaklukan serangan penjajah belanda. Dalam suasana pasar yang ramai, tiba-tiba datang mata-mata belanda yang merasa diri kuat karena menjadi budak belanda. Mereka membuat kegaduhan di pasar, dagangan diobrak-abrik bahkan dirampas.

20151213_132624

KOLOSAL – Sebagian penari menampilkan tarian khas cak kolosal diawal pementasan.

Kegiatan seremonial peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI di Lapangan Tanah Aron Amlapura, Karangasem, mendadak menjadi panggung pertunjukkan bagi kesenian khas Karangasem, berupa genjek berkolaborasi dengan cak kolosal. Genjek yang semakin sepi peminat, dikemas menjadi pertunjukkan spektakuler kala dikolaborasikan dengan cak kolosal, garapan Kodim 1623/Karangasem dengan siswa SMA di Karangasem. Lakon pertempuran tanah aron yang dipentaskan mampu membangkitkan semangat nasionalisme dan patriotisme.

Continue reading

Posted in TRADISI | Leave a comment