Hujan Abu Vulkanik, BPBD Karangasem Sebar Ribuan Masker

“Soalnya,  serangan debu vulkanik ke wilayah Bali masih terus terjadi. Terlebih, belum dapat diperkirakan, sampai kapan serangan abu vulkanik ini berakhir,” tegas Arimbawa.

MASKER - Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B Ketut Arimbawa saat membagikan masker kepada siswa SDN 4 Padangkerta, Karangasem.

MASKER – Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B Ketut Arimbawa saat membagikan masker kepada siswa SDN 4 Padangkerta, Karangasem.

Hujan abu vulkanik akibat dari letusan Gunung Baru Jari (Anak Gunung Rinjani) direspons cepat BPBD Karangasem. Lembaga penanggulangan bencana alam ini sejak pagi langsung bergerak cepat menyebar ribuan masker kepada anak-anak dan masyarakat umum. Total, BPBD sudah menyebar 5.500 masker, bekerja sama dengan PMI Karangasem dan Dinas Kesehatan.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, I.B Ketut Arimbawa, Rabu (4/11/2015) siang tadi, menyampaikan ada 18 lokasi penyebaran masker. Lokasi ini terdampak paling parah dari serangan debu vulkanik di Karangasem. Lokasi paling banyak disebar di Desa Seraya, dengan menyasar seluruh sekolah di desa paling timur wilayah Karangasem itu. Sebagian lagi, disebar kepada pengguna jalan raya di Kota Amlapura dan sejumlah sekolah khususnya, sekolah dasar.

Dipastikan tidak ada korban jiwa atau dirawat di rumah sakit terhadap dampak debu vulkanik ini di Karangasem. Namun, banyak masyarakat mengaku mengalami sesak napas saat memulai aktivitas di pagi hari. Selanjutnya, Arimbawa meminta warga tetap menggunakan masker bila bepergian ke luar rumah. “Soalnya,  serangan debu vulkanik ke wilayah Bali masih terus terjadi. Terlebih, belum dapat diperkirakan, sampai kapan serangan abu vulkanik ini berakhir,” tegas Arimbawa.

Arimbawa menegaskan, hal itu tergantung dari perkembangan aktivitas gunung dan arah angin di sekitar lokasi letusan Gunung Baru Jari. Sebagai tindaklanjut, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran sebagaimana arahan BPBD Provinsi Bali kepada instansi terkait agar meneruskannya kepada masyarakat di seluruh Karangasem. Isinya, bila hendak keluar rumah, agar tetap menggunakan masker dan menutup kaca helm, sepanjang situasi ini membaik. Tujuannya, agar tidak mengalami sesak napas, iritasi kulit ataupun efek gangguan kesehatan terhadap mata.

Seperti diberitakan, Gunung Baru Jari di Lombok meletus Selasa (3/11) pagi. Letusan anak Gunung Rinjani ini berdampak luas di Bali. Paling parah, Bandara Ngurah Rai terpaksa ditutup, sehingga penerbangan dari dan ke Bali sementara dibatalkan, sambil menunggu situasi kondisi kembali normal. (BP-SWiB)

Advertisements
This entry was posted in FOKUS KARANGASEM. Bookmark the permalink.

One Response to Hujan Abu Vulkanik, BPBD Karangasem Sebar Ribuan Masker

  1. suarnaya says:

    semoga hujan abu vulkanik ini segera berakhir.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s