Pleno Kabupaten : Panwaslih Karangasem Tegaskan Baju Saksi Masdipa Melanggar

“Dari hasil kajian kami itu pelanggaran. Kami akam tetap proses walau sudah pleno tingkat kabupaten,” kata Ketua Panwaslih Karangasem I Ketut Suastama.

image

Proses rapat pleno tingkat kabupaten oleh KPU Karangasem berlangsung cukup alot, Kamis (17/12). Sejumlah keberatan saksi pasangan calon mewarnai proses pleno. Salah satunya soal baju saksi Masdipa yang dinilai melanggar. Pada kesempatan ini, Panwaslih Karangasem saat dimintai masukan, menegaskan bahwa keberatan saksi paslon satu dan tiga itu adalah pelanggaran. Continue reading

Advertisements
Posted in SEKITAR KITA | Leave a comment

Jelang Nataru, Polres Karangasem Jaga Ketat Daerah Rawan

“Dalam proses pengamanan, ada sejumlah daerah rawan yang menjadi fokus pengamanan. Diantaranya, tempat-tempat ibadah seperti Gereja, tempat-tempat wisata, pusat-pusat perbelanjaan, pusat perbankan seperti bank nasional dan lokal hingga Pelabuhan Penyebrangan Padangbai,” kata Kabag Ops Polres Karangasem Kompol Wayan Sudita.

Penyebrangan di Dermaga II

KETAT – Pelabuhan Padangbai menjadi salah satu objek yang pengamanannya akan diperketat pihak kepolisian menjelang nataru pekan depan.

Setelah berhasil mengamankan jalannya pilkada serentak di Karangasem, polisi harus kembali menghadapi tugas berat mengamankan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru). Ancaman keamanan saat Nataru tidak kalah serius dengan pelaksanaan pilkada. Sehingga, Polres sudah memetakan daerah rawan, untuk memperketat proses pengamanan. Continue reading

Posted in FOKUS KARANGASEM | Leave a comment

Pencarian Dihadang Cuaca Buruk, Nasib Nelayan Bugbug Makin Tak Menentu

 

“Cuaca dilokasi pencarian tiba-tiba hujan lebat. Untuk keselamatan, tim kembali ke darat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa.

SAR

KEMBALI – Tim SAR gabungan kembali dari proses pencarian dan menarik bersama rubber boat ke darat. 

Nasib seorang nelayan asal Desa Bugbug, Karangasem, Wayan Klasir (55) semakin tak menentu. Sejak dinyatakan hilang Sabtu (12/12) lalu, Ia belum juga berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian nelayan Wayan Klasir, Rabu (15/12) pagi hingga sore tadi. Namun, pencarian hingga hari ke empat ini dihadang cuaca buruk. Hujan lebat disertai angin kencang, memaksa Tim SAR gabungan menghentikan proses pencarian dan kembali ke darat.

Continue reading

Posted in FOKUS KARANGASEM | Leave a comment

Dicari sampai Padangbai, Nelayan Bugbug Belum Ditemukan

“Tim gabungan sudah menyisir seluruh perairan sekitarnya. Tapi, Klasir belum juga ditemukan. Mudah-mudahan dia masih hidup,” kata Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Bagus Ketut Arimbawa, ditemui disela-sela proses pencarian korban, Senin (14/12) siang tadi.

Pencarian nelayan

PENCARIAN – Tim gabungan melakukan koordinasi sejenak sebelum melakukan pencarian.

Pencarian terhadap Wayan Klasir (55) terus dilakukan Tim SAR gabungan, Senin (14/12) tadi. Pencarian bahkan dilakukan hingga perairan sekitar Pelabuhan Padangbai. Namun, Nelayan asal Banjar Bukit Asah Desa Bugbug ini, belum juga ditemukan. Pihak keluarga makin khawatir, apakah Klasir sudah meninggal atau masih hidup.

Continue reading

Posted in FOKUS KARANGASEM | Leave a comment

Soal Baju Saksi Masdipa, Panwaslih dan KPU Karangasem Beda Pendapat

“Bagaimana kami menindaklanjutinya, kalau pelaksanaan pemungutan suara saja belum. Makanya, dalam surat balasan, kami tanyakan, di TPS mana ada pelanggaran seperti itu (baju saksi Masdipa bertuliskan KKH dan GMT)?. Kalau rekomendasinya saat atau setelah pencoblosan, baru bisa kami tindaklanjuti,” tanya Ketua KPU Karangasem Made Arnawa, saat ditemui di kantornya, Minggu (13/12) siang tadi.

Surat Rekomendasi Panwaslih

SURAT – Surat rekomendasi Panwaslih Karangasem yang dikirim ke KPU Karangasem pada 8 Desember lalu.

Baju saksi pasangan calon (paslon) I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wayan Artha Dipa (Masdipa) yang bertuliskan KKH dan GMT, dipersoalkan paslon lain. Masalah tersebut mencuat saat proses pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara di tingkat kecamatan, oleh saksi Wayan Sudirta-Ni Made Sumiati (SMS) dan I Made Sukerana-Komang Kisid (Sukses) saat menyampaikan keberatan. Namun, Panwaslih dan KPU Karangasem ternyata masih silang pendapat.

Continue reading

Posted in PILKADA KARANGASEM 2015 | Leave a comment